• Kalender Hijriyah

  • Amalia Hasanah

ADAB BELAJAR, MENGAJI DAN BERMAIN

A. Adab Belajar

Belajar sama dengan menuntut ilmu.

Menuntut ilmu dianjurkan bagi setiap muslim.

baik yang laki-laki maupun perempuan.

Imam Syafi’i berkata :

“Menuntut Ilmu itu lebih utama daripada salat sunnah.”

Keutamaan belajar / menuntut ilmu banyak sekali.

Belajar sama dengan ibadah.

Orang yang belajar akan mendapatkan pahala.

Anak yang rajin belajar akan menjadi pandai.

Sebaliknya anak yang malas belajar akan menjadi bodoh.

Belajar sebaiknya dimulai sejak dini.

Seperti kata pepatah :

Belajar diwaktu kecil bagai mengukir diatas batu.

Belajar diwaktu dewasa bagai mengukir diatas air.

Artinya jika masih muda kita akan mudah menyerap pelajaran.

Sedangkan jika sudah tua akan sulit untuk memahami pelajaran.

Seeorang pelajar harus memperhatikan adab-adab belajar.

Agar ilmu yang dituntutnya bermanfaat.

Serta mendapat ridha Allah.

Berikut ini adab belajar disekolah dan dirumah.

1. Adab Belajar disekolah

a. Mempunyai niat

Setiap perbuatan tergantung kepada niatnya.

Apabila kita berniat baik hasilnya juga baik.

Sebaliknya jika kita berniat jelek maka hasilnyapun jelek.

Sesuai sabda Nabi Muhammad saw.

عَنْ اَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ عُمَرُ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالََ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى.

Artinya : “Dari Amirul Mukminin Umar bin Khattab ra. berkata : saya mendengar Rasulullah saw. bersabda : Sesungguhnya amal itu tergantung kepada niatnya dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang diniatkannya.”

Seorang belajar harus mempunyai niat untuk belajar.

Karena jika tidak pikirannya akan bercabang.

Misalnya selalu ingin cepat pulang.

Atau selalu ingin bermain dan jajan.

b. Memberi salam kepada guru

Ketika datang kesekolah siswa memberi salam kepada guru.

Bersalaman dengan mencium tangan sebagai tanda penghormatan.

c. Membaca doa sebelum belajar

Sebelum belajar hendaklah membaca doa.

mulailah dengan membaca basmalah.

Kemudian membaca doa sebelum belajar.

Yang berbunyi :

رَبِّ زِدْنِى عِلْمًا نَافِعًا وَارْزُقْنِى فَهْمًا وَسِعًا

Artinya : “Wahai Allah Tuhanku tambahkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat dan berilah aku kefahaman yang luas.”

d. Bersikap sopan terhadap guru

Guru adalah orang yang memberikan ilmu kepada kita.

Kita harus menghormati guru.

Berkata kepada guru tidak boleh dengan suara yang keras.

Apalagi sampai membentak-bentak guru.

Jika ada pertanyaan yang kurang jelas.

Bertanyalah dengan sopan kepada guru.

Kita juga tidak boleh duduk dikursi guru.

Duduklah dengan rapi dikursi masing-masing.

Jika suasana kelas tertib maka kegiatan belajar menjadi lancar.

e. Membaca doa sesudah belajar

Setelah belajar jangan lupa membaca doa.

Doa setelah belajar adalah :

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْتَوْدِعُكَ مَا عَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ اِلَيْهِ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَا رَبَّ الْعَلَمِيْنَ

Artinya : “Ya Allah sesungguhnya aku menitipkan kepadamu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah kepadaku pada waktu akau membutuhkannya, dan janganlah Engkau jadikan aku lupa padanya wahai Tuhan semesta alam.”

 

2. Adab Belajar dirumah

Belajar tidak hanya disekolah.

Dirumah pun kita harus belajar.

Yaitu mengulang kembali pelajaran yang kita dapat disekolah.

Agar ilmu yang kita dapat disekolah tidak cepat hilang.

Atau mempelajari pelajaran yang akan diajarkan.

Adapun adab belajar dirumah adalah :

a. Belajar ditempat yang sesuai

Belajar yang baik adalah ditempat yang tenang.

Belajar sebaiknya jangan didepan televisi.

Agar konsentrasi tidak terganggu.

b. Membaca doa sebelum dan sesudah belajar.

c. Merapikan buku dan alat tulis

Biasakanlah merapikan alat tulismu sesudah belajar.

Letakkan ditempatnya semula.

Agar esok mudah mencarinya.

d. Menyiapkan buku untuk pelajaran esok hari

 

Adab Mengaji

Mengaji biasanya berarti membaca al-Qur’an.

Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam.

Allah menurunkan Al-Qur’an kepada nabi Muhammad saw.

Melalui perantaraan malaikat Jibril.

Seluruh ayat al-Qur’an adalah wahyu Allah.

Bukan buatan manusia.

Sehingga al-Qur’an selalu terjaga kemurniannya.

Al-Qur’an berisi pedoman hidup bagi manusia.

Umat Islam wajib mempelajari al-Qur’an.

Tidak hanya mempelajari tetapi juga mengamalkannya.

Membaca al-Qur’an termasuk ibadah.

Karena al-Qur’an adalah kitab yang agung.

Maka untuk membacanya ada adab-adab tertentu.

Adab mengaji antara lain :

  1. Berwudu dahulu
  2. Memakai pakaian yang bersih dan suci
  3. Membawa al-Qur’an dengan sopan
  4. Menghadap kiblat
  5. Tidak tergesa-gesa

Sesuaikanlah dengan bacaan tajwidnya.

Sebagaimana firman Allah swt. dalam surat al-Muzammil ayat 4 :

Artinya : “Atau lebih dari seperdua itu. dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.”

  1. Membaca ta’awuz dan basmalah
  2. Membaca doa sebelum mengaji

Doa sebelum mengaji adalah :

اَللَّهُمَّ افْتَحْ عَلَىَّ حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَىَّ رَحْمَتَكَ مِنْ خَزَائِنِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Artinya : “Ya Allah bukakanlah hikmah-Mu dan taburkanlah kepada kami rahmat dari khazanah-Mu Ya Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.”

  1. Selesai mengaji membaca :

صَدَقَ اللهُ الْعَظِيْمُ

Artinya : “Maha benar Allah yang maha agung.”

 

 

Adab Bermain

Bermain boleh kita lakukan.

Asalkan tidak mengganggu waktu belajar.

Bermain berguna untuk menyegarkan pikiran.

tetapi jangan sampai terlena.

Bermain jangan terlalu lama.

Apalagi sampai melupakan ibadah dan belajar.

Karena akan merugikan diri sendiri.

Misalnya PR menjadi terbengkalai.

Atau kita bisa mendapat dosa karena meninggalkan salat.

Bermain ada adabnya.

Adab bermain antara lain :

a. Memperhatikan waktu

Carilah waktu yang tepat untuk bermain.

Jangan sampai terlalu lelah bermain.

Sehingga melupakan belajar.

b. Harus jujur

Islam melarang kita untuk berbuat curang.

Anak yang curang tidak akan punya teman.

Perbuatan curang akan mendapatkan dosa.

c. Tidak menggangu orang lain

Bermain boleh dilakukan disekitarmu.

Tetapi bermainlah dengan tertib.

Misalnya tidak bermain dijalan raya.

Karena akan mengganggu pengemudi kendaraan.

Dan membahayakan diri kita sendiri.

Bermain juga jangan terlalu berisik.

Karena akan mengganggu orang yang sakit atau tidur.

Bermain jangan sampai mengganggu orang lain.

d. Tidak boleh bertengkar / bermusuhan

Sesama teman harus saling menyayangi.

Ketika kita kalah dalam permainan.

Kita tidak boleh marah pada teman kita.

Apalagi sampai membuat celaka teman kita.

Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam bermain.

Kita tidak boleh egois.

Tidak perlu mengejek teman yang kalah.

Apalagi sampai menyinggung perasaannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: